Pages

Batuk Yang Menimbulkan Pembantaian Masal

Rabu, 09 Oktober 2013

Adalah Napoleon Bonaparte seorang pemimpin pemilik batuk yang berakibat pembantaian. Kronologisnya adalah saat terjadi perang di Timur Tengah tahun 1799 bermaksud akan melepaskan 1200 tentara Turki yang berhasil di tawan oleh Perancis, ketika Perancis berhasil merebut Jaffa. Saat itu Napoleon sedang terserang penyakit influenza.

Kejadiannya bermula ketika Napoleon menginspeksi pasukan, tiba-tiba ia diserang batuk berat, karena merasa jengkel dengan penyakit batuk yang dideritanya, Napoleon kemudian mengatakan "Ma Sacre Toux" yang artinya batuk sialan. Seorang perwira pendamping Napoleon merasa sang jenderal mengatakan "Massacrez Touz" yang berarti Bunuh Semua.

Mendengar Napoleon mengatakan Massacrez Touz, perwira pendamping tersebut langsung memerintahkan prajuritnya untuk membunuh seluruh tawanan tentara Turki. Akibatnya sejumlah 1200 tawanan dibunuh hanya karena batuk sang jenderal.



Sejarah tersebut memberi pembelajaran kepada kita pada jaman sekarang bahwa seorang pemimpin harus sehat baik jasmani maupun rohani dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik agar tidak menimbulkan statement yang menyebabkan atau memberi dampak negatif secara keseluruhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Adsense Indonesia

Most Reading

Tags

Sidebar One