Pages

Memutar Jam Lebih Cepat

Selasa, 22 Oktober 2013

Agar kita datang lebih awal dari yang ditetapkan pada suatu acara atau dalam menjalankan tugas, maka kita kadang memutar jam lebih cepat dari jam seharusnya. Kebiasaan ini pernah saya terapkan juga dengan tujuan untuk dapat melaksanakan tugas tepat pada waktunya.

Perkembangannya ternyata memutar waktu lebih cepat menjadi penyakit tersendiri bagi kita. Dengan harapan agar tepat waktu yang diperoleh adalah kelalaian. Memutar waktu lebih cepat mengakibatkan ketergesa-gesahan dalam bertindak, perjalanan hidup kita menjadi tidak normal, bahkan dapat menimbulkan prilaku suka menunda-nunda pekerjaan. Yang paling parah adalah kita telah membohongi diri sendiri yang pada akhirnya akan tercipta kebiasaan tidak jujur pada diri sendiri dan orang lain.

Memutar jam lebih cepat dapat diartikan sebagai perwujudan keinginan yang lebih cepat. Padahal keinginan tidak dapat diwujudkan tanpa melalui proses, mekanisme dan landasan yang tepat. Kebiasaan inilah yang terjadi di masyarakat yang selalu mengharapkan yang terbaik tetapi tidak mengikuti proses yang berjalan. Tidak dibarengi dengan kerja keras dan kesabaran, selalu menyalahkan orang lain tetapi tidak pernah menyadari bahwa sumber kegagalan ada pada diri kita.

index

Bayi yang tidak mengikuti tahapan perkembangannya dinilai tidak normal, perbedaannya akan nampak ketika menginjak usia remaja dan dewasa. Bayi yang pekembangannya tanpa melalui tahapan merangkak akan berbeda dengan bayi pernah melewati tahapan merangkak. Ilustrasi tentang bayi dapat kita lihat sekarang ini, banyak pemimpin di negeri ini membuat program instan, program yang membutuhkan waktu yang cukup panjang akan berakhir ketika terjadi pergantian pemimpin sementara jika kita dapat menyadari bahwa program instan ternyata menghasilan sesuatu yang instan pula.

Pada masa orde baru, kita mengenal program jangka panjang dengan istilah “PELITA”, hasilnya antara lain Indonesia swasembada pangan. Setelah PELITA dihapus, Indonesia menjadi negara pengimpor pangan, mengapa demikian? jawabannya karena kita terlalu memutar jam lebih cepat.

Oleh karena itu, janganlah memutar jam lebih cepat, biarkan jam berputar sesuai dengan waktunya. Jangan terlalu cepat memberi penilaian dan predikat tetapi biarkan semua berproses sesuai dengan perencanaannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Adsense Indonesia

Most Reading

Tags

Sidebar One